Perjalanan Iman Abraham dalam Menggenapi Panggilan Allah Kajian Teologis terhadap Kejadian 121–2511

Isi Artikel Utama

Jimmy Ginting

Abstrak

Kisah Abraham merupakan salah satu bagian penting dalam Kitab Kejadian yang 
memperlihatkan bagaimana Allah memanggil dan membentuk seseorang untuk menjadi alat 
dalam rencana-Nya. Perjalanan iman Abraham tidak berlangsung secara instan, tetapi 
melalui berbagai pengalaman, tantangan, kegagalan, dan pembelajaran yang akhirnya 
membawanya kepada ketaatan yang semakin dewasa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji 
perjalanan iman Abraham dalam menjawab panggilan Allah berdasarkan Kejadian 12:1
25:11 serta menemukan makna teologis yang dapat diterapkan dalam kehidupan orang 
percaya pada masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan 
studi kepustakaan dan analisis teologis terhadap teks Alkitab, yang didukung oleh berbagai 
literatur teologi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pertumbuhan iman 
Abraham berlangsung melalui proses yang bertahap, dimulai dari kesediaannya 
meninggalkan tanah kelahirannya, pergumulannya dalam menantikan penggenapan janji 
Allah, hingga kesediaannya mempersembahkan Ishak sebagai wujud ketaatan yang penuh 
kepada Tuhan. Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa iman yang sejati bukanlah iman 
yang bebas dari kegagalan, melainkan iman yang terus bertumbuh melalui penyertaan dan 
pemeliharaan Allah. Oleh karena itu, kehidupan Abraham menjadi teladan bagi setiap orang 
percaya untuk tetap percaya kepada janji Tuhan, taat pada panggilan-Nya, serta setia 
berjalan bersama-Nya dalam setiap musim kehidupan. 

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Perjalanan Iman Abraham dalam Menggenapi Panggilan Allah Kajian Teologis terhadap Kejadian 121–2511. (2026). JURNAL TEOLOGI & MULTIDISPLIN ILMU, 1(2), 39-49. https://threegins.com/imanensa/article/view/18

Referensi

Alkitab. (1974). Alkitab. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.

 Yong, S. (2023). The Aqedah (Genesis 22), God's Promise, and Its Relation to the Post

Pandemic Churches. Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan, 22(1), 211–226.

 August. (2023). Abraham's Faith: An Analysis of Genesis 12–22. Journal of Ministry and

Theology.

 Tjhin, S., & Dendeng, L. C. (2022). The Evolution of Israel's Religion from Abraham to

the Pre-Exilic Period and Its Significance for Christians. Khazanah Theologia, 4(2), 111

122.

 Pakpahan, A. G. (2024). Relevansi Kisah Penguburan Abraham dalam Kejadian 25:7–11

bagi Perjumpaan Agama Kristen dan Islam. Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi

Agama, 6(2), 165–180.

 Hamilton, V. P. (1990). The Book of Genesis: Chapters 1–17. Grand Rapids, MI: William

B. Eerdmans Publishing Company.

 Hamilton, V. P. (1995). The Book of Genesis: Chapters 18–50. Grand Rapids, MI:

William B. Eerdmans Publishing Company.

 Wenham, G. J. (1987). Genesis 1–15 (Word Biblical Commentary, Vol. 1). Waco, TX:

Word Books.

 Wenham, G. J. (1994). Genesis 16–50 (Word Biblical Commentary, Vol. 2). Dallas, TX:

Word Books.

 Walton, J. H. (2001). Genesis. Grand Rapids, MI: Zondervan.

 Waltke, B. K. (2001). Genesis: A Commentary. Grand Rapids, MI: Zondervan.

 Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.