Pengaruh Sistem Pembayaran Non Tunai Terhadap Stabilitas Moneter Di Indonesia

Isi Artikel Utama

Roni Marice Sembiring

Abstrak






Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) terhadap inflasi dan nilai tukar rupiah (Kurs). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh transaksi APMK terhadap inflasi dan pengaruh transaksi APMK terhadap nilai tukar rupiah (kurs) dari bulan Januari 2011 sampai bulan April 2014.


Hipotesis dalam penelitian ini ialah transaksi APMK memiliki pengaruh yang signifikan terhadap inflasi di Indonesia, dan transaksi APMK memiliki pengaruh yang positif terhadap nilai tukar rupiah (Kurs).Pengambilan data sekunder melalui website Bank Indonesia dan data BPS Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan regresi linier sederhana dengan menggunakan program eviews 5.1  untuk mengetahui hasil hipotesis.


Pada hasil hipotesis menunjukkan bahwa meningkatnya transaksi APMK dari awal tahun 2011 sampai bulan April 2014 berpengaruh signifikan terhadap inflasi di Indonesia dan berpengaruh positif terhadap nilai tukar rupiah (kurs).







 

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Pengaruh Sistem Pembayaran Non Tunai Terhadap Stabilitas Moneter Di Indonesia. (2025). JURNAL TEOLOGI & MULTIDISPLIN ILMU, 1(1), 12-19. https://threegins.com/imanensa/article/view/2 (Original work published 2025)