Tinjauan Etis Teologis Terhadap Upacara Adat Penggalian Tulang Belulang Dalam Suku Batak Toba

Main Article Content

Jekoi Silitonga,.M.Th

Abstract






Upacara adat penggalian tulang belulang dalam suku Batak Toba adalah budaya yang sampai saat ini masih dilakukan, termasuk oleh masyarakat Batak yang bergama Kristen. Tradisi dan ritual tersebut perlu ditinjau secara etis dan teologis sehingga orang Kristen Batak tidak terjebak terhadap sikap kompromistis atau sinkritisme.


Artikel ini berusaha menjawab pertanyaan tentang masalah pandangan kepercayaan Batak Toba terhadap arwah leluhur, ritual penggalian tulang belulang sebagai bentuk sikap penghormatan kepada leluhur. Kemudian menyajikan bagaimana pandangan Kristen terhadap budaya dan bagaimana tinjauan etis teologis terhadap upacara adat penggalan tulang belulang leluhur dalam suku Batak Toba.


Dengan menggunakan sumber data penelitian dari Alkitab, buku-buku referensi  yang relevan dengan tema yang dibahas, penulis menempuh beberapa tahap untuk mendapatkan data yang akan dibahas antara lain: pertama, mencatat beberapa pembahasan mengenai dasar pemikiran pelaksanaan upacara adat penggalian tulang belulang  menurut beberapa penulis atau literatur dan buku-buku yang bersangkut paut. Kedua,  penulis meneliti ayat-ayat Alkitab yang relevan dengan topik dimaksud. Ketiga, menganalisis hasil temuan tersebut dan keempat, menarik sebuah kesimpulan dari hasil pembahasan. Data-data yang berhasil dikumpulkan melalui studi kepustakaan dianalisa dalam bentuk studi yang bersifat analisis deskriptif, karena penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan data-data yang dikumpulkan berupa kata-kata, pernyataan-pernyataan, ungkapan-ungkapan dan bukan angka-angka.







 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Tinjauan Etis Teologis Terhadap Upacara Adat Penggalian Tulang Belulang Dalam Suku Batak Toba. (2025). JURNAL TEOLOGI & MULTIDISPLIN ILMU, 1(1), 1-11. https://threegins.com/imanensa/article/view/1